Wednesday, December 13, 2017

3 Bentuk Stratifikasi Sosial (Ekonomi, Sosial & Politik)

3 Bentuk Stratifikasi Sosial dan contohnya, struktur bentuk stratifikasi sosial - bentuk bentuk stratifikasi sosial terbagi menjadi tiga bagian yaitu bentuk stratifikasi sosial berdasarkan status ekonomi, berdasarkan status sosial dan berdasarkan status politik.

Sebelum kearah bentuk stratifikasi alangkah kita ketahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan pengertian stratifikasi sosial. mungkin sebelumnya sudah saya bahas secara menyeluruh di artikel sebelumnya tentang "stratifikasi sosial" oleh karenanya saya tidak akan panjang lebar di artikel ini
.
Stratifikasi sosial adalah suatu bentuk lapisan atau susunan yang terjadi dalam masyarakat yang di lihat dari atau berdasarkan tingkatan dan kelas masyarakat tersebut. secara sederhananya stratifikasi sosial merupakan suatu pelapisan dalam masyarakat berdasarkan kelas sosialnya.

Di wilayah kalian pasti banyak sekali manusia yang mana status masing-masing dari mereka pasti berbeda .ada yang kaya ,miskin ,setengah kaya ,sangat kaya, berpendidikan, bangsawan, buruh dan lain sebagainya. nah perbedaan tingkatan tersebut dinamakan stratifikasi sosial.

Contonya adalah adanya orang miskin dan orang kaya, ini terjadi akibat dari perbedaan status dari ke-duanya baik dari segi kedudukan atau jabatan.
Baca juga : Pengertian, sifat, fungsi dan faktor stratifikasi sosial

Bentuk stratifikasi

Bentuk Stratifikasi Sosial Berdasarkan Status Sosial, Bentuk Stratifikasi Sosial Berdasarkan Status Politik, bentuk bentuk stratifikasi sosial berdasarkan ukurannya, Bentuk stratifikasi ekonomi, contoh stratifikasi Sosial Ekonomi, contoh stratifikasi Politik, bentuk stratifikasi sosial berdasarkan sifatnya, bentuk bentuk mobilitas sosial
Mungkin sebelumnya telah saya singgung tentang bentuk stratifikasi, yah bentuk stratifikasi terbagi menjadi tiga bagian yaitu bentuk stratifikasi berdasarkan status ekonomi, bentuk stratifikasi berdasarkan status sosial, bentuk stratifikasi berdasarkan status politik, berikut ini adalah uraiannya

1. Berdasarkan status ekonomi

Arti bentuk stratifikasi ini adalah bentuk pembagian pelapisan masyarakat yang dilihat dari sisi status ekonomi anggotanya (masyarakat), arti status adalah kedudukan atau jabatan sedangkan arti ekonomi disini bukan mengarah kepada kegiatan mengkonsumsi barang akan tetapi mengarah kepada nilai ekonomis seseorang (kekayaan seseorang),

Secara sederhananya stratifikasi status ekonomi adalah lapisan masyarakat yang terbentuk akibat dari kekayaan yang dimiliki oleh masyarakatnya, apabila seseorang memiliki tingkat kekayaan yang tinggi maka tingkatan/kelas dalam masyarakatnyapun menjadi tinggi begitupun dengan sebaliknya apabila tingkat kekayaannya  rendah maka kelas yang dimiliki dalam masyarakatnyapun rendah.

Menurut aristoteles bentuk stratifikasi status ekonomi ini membagi anggotanya (masyarakat) menjadi tiga (3) bagian yaitu

Orang-orang sangat kaya

Adalah orang yang dikatakan mempunyai uang yang berlimpah ruah, mobil mewah, rumah mewah dan apapun bentuknya yang mengandung sifat bermewah-mewahan (memiliki nilai jual yang tinggi), dalam ilmu sosiologi tentang stratifikasi ini disebut dengan kelas upper. contohnya adalah raja,

Orang-orang kaya,

Adalah bisa dikatakan sebagai orang yang mempunyai kelebihan dalam hidupnya (lebih rendah dari orang sangat kaya ), dalam ilmu sosiologi tentang stratifikasi ini disebut dengan kelas middle. contohnya adalah bangsawan, orang yang bekerja di pemerintahan

Kelas orang-orang miskin

Adalah mereka yang hanya sebatas bisa memenuhi kebutuhan hidupnya saja, misalnya mereka bekerja lalu mendapatkan penghasilan maka penghasilannya itu hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan primernya saja tidak dengan kebutuhan sekunder dan tersiernya. contohnya adalah buruh kebun, petani-petani bayaran dan lain sebagainya
Baca Juga : Pengertian dan macam2 kebutuhan manusia (primer, skunder, dan tersier)

2. Berdasarkan status sosial

Stratifikasi yang kedua adalah bedasarkan status sosial atau kedudukannya dalam masyarakat. Beda dengan bentuk stratifikasi berdasarkan status ekonomi, bentuk ini mengarah kepada status atau pangkat atau gelar atau kedudukan yang dimiliki orang tersebut dalam masyarakatnya.

Stratifikasi jenis ini mengatur pelapisan masyarakatnnya berdasarkan status yang dimilikinya artinya apabila memiliki status yang tinggi (terpandang) maka kelas atau tingkatan di masyarakatnyapun akan menjadi tinggi contohnya adalah seorang raja, seorang raja memiliki gelar yang paling tinggi dalam strukturalnya oleh karena itu raja memiliki tingkatan/kelas yang tinggi di mata masyarakatnya sehingga banyak yang menghormati raja karena memang akibat dari pangkat atau kelas yang dimiliki.

Stratifikasi ini telah ada pada masa sebelum revolusi prancis, sebelum masa revolusi warga masyarakat prancis membagi rakyatnya secara serentak berdasarkan status sosial (kekuasaan) yang dimiliki dalam beberapa lapisan yaitu sebagai berikut

Raja dan kerabatnya

Salam stratifikasi berdasarkan status sosial tingkatan tertinggi diduduki oleh seorang raja dan kerabatnya, dalam kedudukannya raja berhak mengatur, memerintah dan memutuskan suatu hal kepada masyarakatnnya, dengan kata lain bahwa raja mempunyai kekuasaan penuh terhadap masyarakatnya sehingga pantas saja apabila tingkatan/kelastertinggi di duduki oleh seorang raja karena memiliki kedudukan yang tinggi. Dalam ilmu sosiologi tentang stratifikasi ini disebut dengan kelas upper.

Kaum bangsawan dan ulama

Jenis lapisan ini tergolong ke dalam lapisan ke-dua dalam susunan stratifikasi berdasarkan status sosial, bentuk ini mengarah kepada objek yang dikagumi oleh masyarakat yang sifatnya lebih rendah dari raja (apabila di pandang dari kedudukan yang dimiliki). Lapisan ini biasa disebut dengan lapisan borjuis

Kaum usahawan

Contohnya adalah para pedagang, para petani dan profesi lain yang sekelas dengan pedagang dan petani, lapisan atau kelas ini disebut dengan proletar

3. Berdasarkan status politik

Bentuk stratifikasi yang terakhir adalah stratifikasi berdasarkan kedudukan politik yang dimilikinya (kekuasaan dalam pemerintahan yang di jalaninya). Secara sederhananya stratifikasi berdasarkan politik adalah stratifikasi yang lihat dari kedudukan seseorang dalam sistem pemerintahan yang berlaku di wilayah dan negaranya.

Secara luasnya, Arti stratifikasi politik adalah pelapisan tingkatan atau kelas seseorang berdasarkan kedudukan yang dimiliki seseorang dalam pemerintahan yang sedang  ia jalankan (status dalam politik yang ia jabat) , status ini memiliki tingkat mobilitas yang sangat tinggi (memiliki sifat terbuka) terhadap anggotanya, artinya orang siapapun itu baik miskin maupun kaya mempunyai peluang berada pada lapisan menengah hingga ke lapisan tinggi karena memang sistem pelapisan jenis ini tidak berdasarkan kekayaan seseorang. Beda dengan stratifikasi berdasarkan status ekonomi seseorang yang menerapkan kedudukan tertinggi berada pada orang yang sangat kaya.

Akan tetapi tingkat mobilitas tinggi tergantung pada sistem yang diterapkan oleh pemerintah yang ada di negara atau wilayah tersebut contohnya apabila suatu wilayah tersebut menganut sistem kasta maka mobilitas (perpindahan kelas) tidak mungkin terjadi pada wilayah atau negara yang mempunyai sistem ini, beda dengan sistem pemerintahan yang demokratis, dalam sistem demokratis membuka peluang selebar-lebarnya kepada anggotanya untuk melakukan mobilitas (perpindahan kelas) sehingga mereka yang mempunyai kelas bawah bisa berkesempatan menaikan kelasnya menjadi kelas tinggi di wilayah atau negaranya.

Menurut mac iver, bentuk stratifikasi berdasarkan status politik ini memiliki tiga (3) pola umum dalam penentuan tingkatan kelas seseorang atau disebut dengan piramida kekuasaan, tiga (3) pola umum tersebut tertulis dalam bukunya yang berjudul "the web goverman" dan berikut penjelasannya

1. Tipe kasta

Dalam pola ini penentuan stratifikasi dilakukan secara tegas antara kelas upper, midle dan lower. Dalam tipe ini masyarakat tidak bisa melakukan mobilitas atau perpindahan baik ke kelas tinggi maupun ke kelas rendah, inilah alasan dasar kenapa seseorang tidak bisa melakukan perpindahan kelas. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat bagan struktur dibawah ini:
Bentuk Stratifikasi Sosial Berdasarkan Status Sosial, Bentuk Stratifikasi Sosial Berdasarkan Status Politik, bentuk bentuk stratifikasi sosial berdasarkan ukurannya, Bentuk stratifikasi ekonomi, contoh stratifikasi Sosial Ekonomi, contoh stratifikasi Politik, bentuk stratifikasi sosial berdasarkan sifatnya, bentuk bentuk mobilitas sosial

2. Tipe oligarki

Pola ini sebenarnya sama halnya dengan tipe kasta yaitu pemisahan kekusaan secara tegas diantara masing-masing kelas strata. Salah satu ciri khas dari tipe ini adalah kedudukan paling atas di duduki oleh pemimpin atau penguasa yang disebut dengan raja untuk lebih jelasnya silahkan lihat bagan struktur oligarki di bawah ini
Bentuk Stratifikasi Sosial Berdasarkan Status Sosial, Bentuk Stratifikasi Sosial Berdasarkan Status Politik, bentuk bentuk stratifikasi sosial berdasarkan ukurannya, Bentuk stratifikasi ekonomi, contoh stratifikasi Sosial Ekonomi, contoh stratifikasi Politik, bentuk stratifikasi sosial berdasarkan sifatnya, bentuk bentuk mobilitas sosial

3. Tipe demokratis

Beda dengan tipe-tipe sebelumnya tipe memperbolehkan bahkan sangat memperbolehkan anggotanya untuk melakukan suatu mobilitas dari yang memiliki kelas rendah ke kelas tinggi maupun sebalinya.

Kekuasaan tertinggi bersifat mobile artinya siapapun bisa memilikinya dan ini merupakan sistem yang di terapkan di negara kita yaitu selalu bergantinya presiden selama lima (5) tahun sekali. Dalam bagan struktu kedudukan paling tinggi di tulis atau digambar dengan garis berputus putus, itu menandakan bahwa kedudukan atau kelas tertinggi bisa dimiliki oleh semua orang, untuk lebih jelasnya silahkan lihat bagan pelapisan kelas di bawah ini
Bentuk Stratifikasi Sosial Berdasarkan Status Sosial, Bentuk Stratifikasi Sosial Berdasarkan Status Politik, bentuk bentuk stratifikasi sosial berdasarkan ukurannya, Bentuk stratifikasi ekonomi, contoh stratifikasi Sosial Ekonomi, contoh stratifikasi Politik, bentuk stratifikasi sosial berdasarkan sifatnya, bentuk bentuk mobilitas sosial
Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan tentang 3 bentuk stratifikasi sosial (ekonomi, sosial & politik), kurang dan lebihnya saya mohon maaf sebesar-besarnya. Semoga apa yang saya sampaikan bisa berguna, amin ya robbal alamin

Bagikan ke FACEBOOK

Terkait3 Bentuk Stratifikasi Sosial (Ekonomi, Sosial & Politik)

0 komentar:

Post a Comment