Monday, November 19, 2018

Pengertian Stelsel, Jenis dan Contoh (Aktif & Pasif)

Membahas pelajaran sekolah seputar pengertian stelsel pasif, Aktif, 2 stelsel, Contoh kasus stelsel aktif dan pasif beserta jenis jenisnya | Sebelumnya kita belajar banyak hal mengenai kewarganegaraan seseorang dan pembahasan kali ini adalah penentuan kedua sebelum akhir dari serangkaian penentuan status kewarganegaraan sebelumnya.

Kita tau bahwa ada serangkaian penentuan yang dilakukan oleh suatu negara untuk menentukan status setiap warga negaranya mulai dari 4 asas kewarganegraan, Kemudian 3 status kewarganegraan, stelsel dan sampai penentuan akhirnya ada di hak opsi dan hak repudiasi.

Nah, Kali ini kita akan membahas tentang stelsel dan apa yang akan kita bahas adalah proses kedua sebelum akhirnya penentuan status warga dari suatu negara. Silahkan simak selengkapnya mengenai pengertian stelsel diartikel berikut ini

Pengertian Stelsel

contoh kasus stelsel aktif dan pasif, pengertian stelsel pasif, contoh nyata stelsel aktif dan pasif
Ketika seorang anak baru dilahirkan, Maka akan ada penentuan status kewarganegaraan disitu, Dan lazimnya penentuan itu tergantung dari 2 asas kewarganegaraan dan aturan yang berlaku dinegara orang itu dilahirkan,

Bahkan ada dari sebagian yang tidak bisa memiliki status kewarganegaraan ketika melewati 2 asas itu. Loh kok bisa? Yah, Dan saya telah menjawab alasannya di artikel mengapa seseorang tidak memiliki status kewarganegaraan, Jika belum baca silahkan teman baca

Lalu apa kaitannya dengan stelsel? Inilah yang menentukan orang akan mendapatkan statusnya atau tidak dan ini berlaku untuk mereka yang tidak memiliki status sama sekali maupun mereka yang memiliki status kewarganegaraan ganda. Dan berikut penjelasan lengkapnya,

Ketika ada seseorang yang tidak memiliki status warga negara atau dia berstatus ganda, Maka ada opsi disitu, Opsi yang saya maksud adalah "Dia berstatus yang diakui oleh negara",,

Dengan adanya stelsel seseorang bisa dengan mudah mendapatkan statusnya tanpa harus terlibat hukum negara yang berlaku. Dan stelsel inilah yang memberikan jalan untuk setiap orang mendapatkan statusnya.

Sudah faham sampai disini?

Nah, Ada dua stelsel yang lazim digunakan untuk menentukan status kewarganegraan, dan dibawah adalah 2 jenis stelsel tersebut

Macam macam stelsel

jenis Stelsel yang saya maksud adalah stelsel aktif dan stelsel pasif. Dan pengertian lengkap mengenai dua stelsel dan contohnya, Ada dibawah ini

1. Stelsel aktif

Kita tau bahwa stelsel adalah serangkaian atau tata cara yang dilakukan seseorang untuk mendapatkan statusnya. Dan bisa dibilang kalau stelsel aktif ini masuk dalam kategori tata cara yang bukan alami (Naturalisasi biasa), Artinya stelsel ini memaksa seseorang untuk mendapatkan statusnya melalui upaya dia sendiri,

Dan upaya yang dilakukan tentu harus berlandas pada hukum yang berlaku dinegara tersebut. Setelah upaya itu dilakukan maka status warga itu bisa ia dapatkan dan akhirnya diapun diakui sebagai warga dari suatu negara.

2. Stelsel pasif

Nah, Lain halnya dengan stelsef pasif, Jika dalam stelsel aktif seseorang diharuskan melakukan upaya upaya tertentu untuk mendapatkan status kewarganegaraannya, di stelsel pasif ini seseorang tidak melakukan upaya apapun untuk mendapatkan statusnya (Naturalisasi istimewa),

Artinya, Dia dengan sendirinya mendapatkan status dan dianggap sebagai warga dari suatu negara tanpa harus berupaya dan terikat oleh aturan hukum yang berlaku.
Gimana, Sudah faham sampai disini? Saya rasa sudah. Benar bukan?
Alhamdulillah kalo sudah, Selanjutnya kita masuk pada akhir pembahasan tentang pengertian stelsel ini. Jika ada yang ditanyakan, Jangan sungkan untuk menghubungi saya dibagian kontak saya, Dan jika ada yang salah dari apa yang telah saya sampaikan, Jangan ragu untuk mengkritik dan membenarkannya dibagian komentar

Sekian dan terima kasih

Bagikan ke FACEBOOK

TerkaitPengertian Stelsel, Jenis dan Contoh (Aktif & Pasif)

0 komentar:

Post a Comment